Ipda Lubis berikan pembekalan Bahaya Radikalisme di Kegiatan Jambore Pemuda Lintas Iman

Tribratanewsmakota – Polres Malang Kota, Ipda Lubis Ibroril Chosam, kanit V Keamanan Negara Satintelkam Polres Malang Kota memberikan pembekalan di Graha Agni Bela Nusantara Dodik Belanegara tentang Bahaya Radikalisme dan Terorisme dalam rangka kegiatan jambore Pemuda Lintas Iman 2018 yang diikuti kurang lebih 100 orang.

Radikalisme adalah suatu tindakan memaksakan suatu kehendak atau ideologi yang diinginkan dengan cara kekerasan, Radikalisme sangat bertentangan dengan prinsip dari Ideologi Pancasila, contoh radikalisme kiri adalah Partai Komunis Indonesia, sedangkan radikalisme kanan diantaranya adalah ormas HTI yang menghendaki berkembangnya Ideologi Khilafah Islamiyah.

Radikalisme tidak mewakili agama apapun tidak ada agama di Indonesia yang mengajarkan Radikalisme, namun semua agama dan kepercayaan ketika difahami dengan cara yang salah akan berpotensi untuk Radikal, Munculnya radikalisme agama dari beberapa faktor antara lain radikalisme yang muncul karena ketidaktahuan terhadap ilmu agama, radikalisme yang muncul karena semangat yang berlebihan, radikalisme yang muncul karena keliru menilai sikap atau prilaku umat lain, dan radikalisme yang muncul karena adanya pengaruh dari luar negeri, ucap pemateri.

Kegiatan pembekalan ini berjalan kurang lebih dua jam, penjelasan mengenai radikalisme dan terorisme ini dibahas dengan sedetail-detailnya tanya jawab juga mewarnai pembekalan dengan santai dan seksama Ipda Lubis membalas pertanyaan para peserta pembekalan.

Kegiatan Jambore Pemuda Lintas Iman tersebut diselenggarakan oleh Forum Beda Tapi Mesra yang terdiri dari berbagai ormas kepemudaan dan lintas agama, Kegiatan tersebut merupakan kegiatan dalam rangka memupuk hubungan lintas agama dan suku di Indonesia dalam rangka mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa serta memberikan imunitas terhadap segala bentuk ancaman disintegrasi bangsa.

Author: Sugeng Riyadi