Kapolsek Kedungkandang dan Danramil Siap Kawal Penyelesaian Kasus Hipam Kelurahan Arjowinangun

Warga Arjowinangun kembali demo di Kelurahan Arjowinangun dengan tuntutan transparansi pengelolaan air minum oleh pengelola Hipam (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum) Arjowinangun, yang sebelumnya warga sebagai konsumen sudah mencoba mengajak untuk mediasi keterbukaan pengelolaan Hippam namun masih menemukan jalan buntu

Sekretaris Hippam Arjowinangun H Sulthon setelah menyampaikan orasi langsung meninggalkan tempat mediasi tanpa memberikan penjelasan langsung. Kapolsek Kedungkandang Kompol Yusuf Suryadi mencoba untuk menjadi penengah tapi masih tidak menemui titik terang (21/10/20)

Kapolsek Kompol Yusuf siap mengawal warga untuk mengirimkan surat kepada wali kota Malang, DPRD Kota Malang, hingga pihak kepolisian.

Salah warga pengguna Hippam, Tatok menyesalkan pengelola Hippam tidak bisa memberi penjelasan rinci, padahal warga hanya meminta keterbukaan dari pengelola Hippam, salah satunya penggunaan bantuan anggaran yang diberikan untuk Hippam Arjowinangun, kepemimpinan Ketua Hippam Arjowinangun Zainul Fachrudin tidak benar, warga meminta agar Zainul mundur dari jabatannya

Dari hasil koordinasi yang dilakukan bersama Kelurahan Arjowinangun dan didampingi Polsek Kedungkandang dan koramil setempat, mediasi akan dijadwalkan kembali, diharap pengurus Hippam akan datang dan memberi penjelasan.

Author: Ancha