Konferensi Pers, Polsek Klojen berhasil mengamankan 3 pelaku Pencurian

Tribratanewsmakota – Sudah  punya dua anak, Jujuk Junaedi (39), warga Jalan Tapak Siring IV, Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, justru tak layak disebut sebagai orang tua. Bagaimana tidak. Seorang tua yang harusnya memberikan teladan baik bagi anaknya justru menyuruh anaknya untuk berbuat jahat.

Jujuk menyuruh kedua anaknya untuk melakukan aksi pencurian (11/11/2018) di rumah tetangganya, yakni Tuminah (66). Bahkan yang lebih miris lagi, satu anak Jujuk masih berusia di bawah umur. Kedua anak Jujuk tersebut yakni M. Taufiq (19) dan PK (16).

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SIK  melalui Kapolsek Klojen Kompol Budi Harianto mengungkapkan bahwa mereka ditangkap petugas setelah membobol rumah tetangganya.

Saat itu, pelaku menggasak uang tunai sebesar Rp 11 juta dengan cara masuk dan membobol pintu belakang rumah korban. Setelah itu, anak korban yang kedua masuk, kemudian disusul anak pertama pelaku dan kemudian disusul oleh Jujuk.

Selain uang, pelaku juga mencuri perhiasan milik Tuminah seperti kalung emas seberat  10,800 gram, cincin emas seberat 1,650 gram dan kunci rumah.

”Tersangkanya memang berstatus bapak dan anak. Bapaknya ini menyuruh kedua anaknya melakukan pencurian, mereka merusak pintu rumah, hingga akhirnya masuk dalam rumah dan mengasak barang-barang berharga yang ada dalam rumah,” ungkapnya

Lebih lanjut dijelaskan, penangkapan pelaku sendiri dilakukan pada pada Minggu (11/11/2018) usai petugas Polsek Klojen mendapatkan laporan dari korban sekitar pukuk 17.00 wib mengenai kehilangan uang dan perhiasan yang ia alami.

Setelah mendapat laporan dari korban, polisi langsung mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan. Dari hasil olah TKP dan keterangan dari korban, polisu menemukan sebuah sandal yang ternayat milik salah satu pelaku. Petugas kemudian mencurigai Jujuk yang merupakan tetangga korban.

Setelah mendapatkan bukti yang kuat, kemudian petugas langsung saja mengamankan Jujuk dan kedua anaknya. Dari hasil interogasi, ternyata memang benar kecurigaan petugas bahwa Jujuk dan kedua anaknya telah membobol rumah Tuminah.

Kemudian dilakukan pengeledahan di rumah pelaku dan ditemukan barang bukti uang tunai dan juga perhiasan milik korban yang telah dicuri pelaku. Selain itu petugas memgamankan barang bukti lain seperti pisau dan linggis dan juga pakaian yang sempat dibeli dari uang hasil curian.

“Mereka ditangkap sekitar pukul 19.00 WIB. Karena satu anak pelaku masih dibawah umur, maka saat ini dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Malang Kota. Mereka terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” pungkasnya. (*)malangtimes.com

Author: Sugeng Riyadi