Polres Malang Kota bekuk 21 pelaku dari 150 kasus saat pelaksanaan ops sikat semeru 2018

Tribratanewsmakota – Sebanyak 21 pelaku kejahatan tertunduk lesu menggunakan rompi tahanan Polres Malang Kota, Senin (17/8/2018). Bahkan dua diantaranya harus duduk di kursi roda lantaran kakinya tertembak timah panas akibat berusaha melawan saat diamankan personil kepolisian Polres Malang Kota. Puluhan tersangka itu terjaring dalam Operasi Sikat Semeru yang digelar pada 5-16 September 2018.

Wakapolres Malang Kota, Kompol Bambang Christanto Utomo mengungkapkan, dalam Operasi Sikat Semeru kali ini, ada 150 kasus kejahatan yang berhasil diungkap kepolisian.

“Mayoritas tindak kriminal yang berhasil kami ungkap adalah pencurian kendaraan bermotor dengan jumlah 105 kasus enam tersangka,” kata Kompol Bambang.

Curanmor ini, sambungnya, mayoritas ditemukan di kawasan kecamatan Lowokwaru. Kawasan etrsebut banyak terdapat rumah kos mahasiswa.

“Modusnya dengan merusak kunci atau menggunakan kunci palsu,” ujar dia.

Selain curanmor, Operasi Sikat Semeru 2018 juga difokuskan pada kasus pencurian dengan kekerasan (curas) da serta pencurian dengan pemberatan (curat).

“Untuk curat ada 45 kasus dengan jumlah 15 tersangka,” imbuh Bambang.

Dari seluruh tersangka yang diamankan, beberapa diantaranya masuk dalam target Operasi (TO) kepolisian.

“Beberapa sudah berulang kali melakukan kejahatans erupa atau residivis,” tandasnya.

Dari oeprasi ini, kepolsian mengamankans ejumlah barang bukti, diantaranya 5 unit sepeda motor, 4 televisi, 2 laptot, 10 gadget, sepasang sounds system, serta kunci untuk melakukan curanmor. (rri.co.id)

Author: Sugeng Riyadi