Polresta Malang Kota Dampingi Unjuk Rasa Aliansi Malang Kondusif Yang Menyuarakan Tiga Tuntutan Nantinya Akan Disampaikan ke Dubes Prancis

Aliansi Malang Kondusif yang diikuti kurang lebih 200 orang melakukan aksi damai dengan melakukan longmarch dari Masjid Agung Jami’ Kota Malang menuju Gedung DPRD Kota Malang untuk meyuarakan aksi unjuk rasa, mengecam tindakan Presiden Prancis, Emmanuel Macron yang dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW dan umat Islam.

Selain berorasi Aliansi Malang Kondusif juga membentangkan spanduk dengan tulisan tiga tuntutan:

  • Boikot produk Prancis
  • Tuntut permintaan maaf presiden Prancis
  • Adili penghina Kanjeng Nabi


Aliansi Malang Kondusif merupakan masa aksi gabungan terdiri dari umat islam dari Muhammadiyah, perguruan Tapak Suci, ketua dewan gereja Kota Malang, serta GKJW, yang sebelumnya mendapat pengawalan solidaritas dari Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata dan sesampainya di depan Kantor DPRD disambut Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Korlap aksi unjuk rasa damai, Hisa Al Ayyubi bilang massa aksi juga membawa sebuah nota protes yang akan ditandatangani oleh semua perwakilan elemen masyarakat, yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut, rencananya nota akan disampaikan ke Kedubes Prancis. Dan aksi ini akan terus berlanjut, bila tuntutan ini tidak dilaksanakan

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika mendukung dan mengapresiasi aksi unjuk rasa yang aman dan santun, karena ini ciri khas aksi unjuk rasa yang benar, menyampaikan pendapat tanpa melakukan aksi anarkis, marilah saling menjaga dan memperkuat toleransi beragama di Indonesia, khususnya di Kota Malang.

I Made berpesan jangan sampai aksi boikot produk Prancis jadi aksi penjarahan, yang melanggar hukum dan alangkah baiknya kita gunakan produk lokal dalam negeri serta produk UMKM.

Selain mengucapkan rasa terimakasih, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata juga turut serta mengapresiasi aksi damai bela Kanjeng Nabi, dan diharapkan aksi ini dapat jadi contoh dalam penyampaian aspirasi dan pendapat, bisa berjalan aman, tertib, dan damai.

Author: Ancha